PELAKSANAAN STANDAR KELAYAKAN HALTE DI JALAN HR SOEBRANTAS KOTA PEKANBARU

Penulis

  • Nurul Nabila F UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Nurhidayat UIN Sultan Syarif Kasim Riau
  • Alaiddin Koto UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Kata Kunci:

Kelayakan halte, standar pelayanan minimal

Abstrak

Abstrak

Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Massal Berbasis Jalan mengatur mengenai standarisasi pelayanan minimal merupakan peraturan yang mengatur mengenai penyelengaraan sistim angkutan massal di masing-masing daerah. Standar pelayanan yang diatur mencakup bidang keamanan, keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, kesetaraan serta keteraturan. Penyelenggaraan sistim angkutan massal di Kota Pekanbaru dikenal dengan nama Trans Metro Pekanbaru. Namun dalam pelaksanaannya dapat dilihat bahwa peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Massal Berbasis Jalan belum dapat terlaksana secara maksimal pada beberapa halte yang ada di kota pekanbaru. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji pelaksanaan standar kelayakan halte di jalan HR Soebrantas Kota Pekanbaru

Kata kunci :   Pelaksanaan, Kelayakan Halte, Standar Pelayanan Minimal

Abstract                                              

              Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number 10 of 2012 concerning Minimum Service Standards for Road-Based Mass Transport regulates minimum service standards which are regulations that regulate the implementation of mass transport systems in each region. The service standards regulated cover the areas of security, safety, comfort, affordability, equality and regularity. The implementation of the mass transportation system in Pekanbaru City is known as Trans Metro Pekanbaru. However, in its implementation it can be seen that the regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number 10 of 2012 concerning Minimum Service Standards for Road-Based Mass Transport has not been implemented optimally at several bus stops in the city of Pekanbaru. This research is intended to examine the implementation of bus stop suitability standards on Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru City.

Keywords: Implementation, Feasibility of Bus Stops, Minimum Services Standards

 

Referensi

REFERENSI

Amiruddin, Zainal Asikin. 1982. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: UII Press

Bintarto, Surastopo Hadisumarno, 1991. Metode Analisa Geografi. Jakarta:LP3ES

Direktur Jendral Perhubungan Darat. 1996. Perekayasaan Tempat Perhentian Kendaraan Penumpang Umum. Pedoman Teknis Dinas Perhubungan

Hessel, Nogi. 2005. Manajemen Publik. Jakarta: Grasindo

Moeleong, Lexy J.2009. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Rosdakarya

Prasetyo, Bambang. Lina M. J. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta:

Raja Grafindo Persada

Soerjono, Soekanto. 2010. Pengantar Metode Penelitian Hukum. Jakarta : Rajawali Pres

Suratman. 2014. Metode Penelitian Hukum. Bandung: Alfabeta

Zainuddin, Ali. 2015. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Sinar Grafika

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Standar Pelyanan Minimal Angkutan Massal Berbasis Jalan.

Cahyo Nugroho. 2013. Aksesibiltas Halte Dan Kualitas Pelayanan Trans Jogja Dengan

Keputusan Pengguna. Yogyakarta: UNY

Unduhan

Diterbitkan

30-01-2024

Cara Mengutip

Nabila F, N., Nurhidayat, & Koto, A. . (2024). PELAKSANAAN STANDAR KELAYAKAN HALTE DI JALAN HR SOEBRANTAS KOTA PEKANBARU. Journal of Sharia and Law, 3(1), 68–80. Diambil dari https://jom.uin-suska.ac.id/index.php/jurnalfsh/article/view/451