Ahkam Syariah dan Makarim Syariah dalam Membentuk Akhlak Generasi Z: Pendekatan Integratif Interkonektif
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan keterkaitan integratif-interkonektif antara ahkam syariáh dan makarim syariáh. Hal ini akan membangun landasan pemahaman dan pengetahuan yang kokoh untuk membimbing perkembangan akhlak Generasi Z, yang tumbuh di era kemajuan teknologi yang pesat. Isu utama yang diidentifikasi adalah kesenjangan antara pemahaman intelektual tentang ahkam syariáh dan makarim syariáh, yang menyebabkan kurangnya penerapan praktis kebajikan etika, atau ketidakseimbangan yang nyata antara keduanya. Oleh karena itu, menanamkan akhlak pada Generasi Z membutuhkan kerangka teoritis yang kuat yang mengintegrasikan ahkam syariáh dan makarim syariáh. Mengatasi masalah yang ada dalam kebajikan etika sangat penting. Ahkam syari'ah mengacu pada praktik-praktik yang berkaitan dengan ibadah dan prinsip-prinsip dasar ajaran Islam, di mana kepatuhan mengarah pada kebaikan dan ketidakpatuhan mengarah pada kesalahan. Sebaliknya, makarim syariáh (keutamaan etis) istilah menandakan tindakan yang bertujuan untuk mendekatkan individu kepada sifat-sifat Tuhan, seperti kebijaksanaan, pengetahuan, kemurahan hati, pengampunan, dan kebajikan serupa lainnya. Pendekatan kualitatif digunakan, dengan memanfaatkan riset pustaka dan analisis konten mendalam terhadap teks primer dan jurnal akademik terkemuka. Penelitian ini secara cermat menyelidiki hubungan alami dan saling ketergantungan antara dua elemen penting hukum Islam (ahkam syariáh dan makarim syariáh). Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pendekatan terpadu ini mengarahkan pendidikan akhlak Generasi Z dari sekadar mencapai kebaikan menjadi merangkul sifat-sifat Tuhan secara mendalam, yang pada akhirnya memenuhi tujuan maqasyid syariáh.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Liana Novita, Amril M

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










