PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TRUK YANG OVERLOADING OLEH SATUAN LALU LINTAS POLRES SIAK
DOI:
https://doi.org/10.1234001/6j5btk13Abstract
Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh masalah kelebihan beban pada angkutan barang, di mana truk melebihi batas muatan yang ditentukan di wilayah Kabupaten Siak. Praktik ini menyebabkan dampak permasalahan sektor transportasi serta menimbulkan berbagai kerugian, dari kerusakan infrastruktur jalan, keselamatan lalu lintas, dan ekonomi daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penegakan hukum terhadap truk yang overloading dan faktor penghambat yang di hadapi satuan lalu lintas polres Siak dalam penegakan hukum terhadap truk yang overloading.
Jenis penelitian ini adalah yuridis sosiologis dengan pendekatan kualitatif. Sedangkan untuk teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dengan beberapa informan, studi kepustakaan dan dokumentasi di lokasi penelitian.
Pelaksanaan penegakan hukum terhadap truk overloading di Siak secara umum masih belum bisa di bilang sudah optimal meskipun telah menunjukan komitmen serta usaha yang maksimal di dalam kondisi yang bisa di bilang penuh keterbatasan. diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya, dan transformasi sistem pengawasan berbasis teknologi. Faktor yang menjadi penghambat penegakan hukum faktor penghambat penegakan hokum antara lain kondisi geografis dan infrastruktur yang tidak memadai, seperti minimnya pos timbangan di jalur rawan serta modus pelanggaran yang beragam.
Kata Kunci: Penegakan Hukum, Truk Overloading, Polisi Satuan Lalu Lintas
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Kelvin Nardo, Firdaus, Srirejeki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
