Tradisi Turun Mandi pada Anak Dalam Perspektif Islam di Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tradisi turun mandi pada anak dalam perspektif Islam di Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun yang menjadi sumber data primer yaitu dukun kampung (dukun beranak), tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat setempat, dan sumber data sekundernya yaitu artikel-artikel, jurnal, E-book dan lain-lain. Dalam penentuan pemilihan responden (informan) menggunakan teknik Snowball Sampling. Dan teknik pengumpulan datanya menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun Teknik analisis datanya menggunakan 3 alur kegiatan yaitu Reduksi data, Penyajian data dan Penarikan Kesimpulan (Verifikasi data). Berdasarkan dari hasil penelitian ditemukan bahwa proses pelaksanaanya memerlukan waktu beberapa hari, terdiri dari persiapan alat dan bahan, malam mendoa dan dilanjutkan dengan turun mandi yang dilakukan oleh dukun kampung (dukun beranak). Dalam tradisi turun mandi yang dilakukan oleh dukun kampung (dukun beranak) menggunakan sesajian (berupa daun pandan, kambiu baukiu/kelapa yang diukir, bunga, gunting, beras kunyit, pinang, kemenyan dan lilin) ketika malam mendoa, hal ini memperlihatkan adanya unsur adat dalam perspektif Islam. Sedangkan dalam agama Islam bayi yang baru lahir dan yang sudah mencapai usia tujuh hari atau lebih dianjurkan untuk diaqikahkan serta dimarhabankan dengan tujuan agar bayi tersebut mendapatkan keridhaan Allah SWT. Adapun perspektif hukum Islam terhadap pelaksanaan tradisi turun mandi di Desa Tanjung Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar adalah boleh (mubah) karena dalam proses acara turun mandi bayi tidak ada kejanggalan yang terjadi selama acara memandikan bayi. Hal ini sejalan dengan konsep al-'urf ash-sahih, yaitu kegiatan adat yang biasanya berlangsung di suatu tempat yang mengandung unsur maslahah atau kebaikan dan tidak bertentangan dengan syariat Islam.
References
Febriana, Ria, ‘Perubahan Sosial Pada Tradisi Turun Mandi Bayi Di Desa KotoBaru Kecamatan Singingi Hilir Kabupaten Kuantan Singingi’, Jom Fisiop, 4.2 (2017), pp. 1–9
Hardani, Helmina Andriani, Jumari Ustiawaty, Evi Fatmi Utami, Ria Rahmatul Istiqomah, Roushandy Asri Fardani, Dhika Juliana Sukmana, and Nur Hikmatul Auliya, Buku Metode Penelitian Kualitatif, Revista Brasileira de Linguística Aplicada, 2020, V
Hasanah, Hasyim, ‘Teknik-Teknik Observasi (Sebuah Alternatif Metode Pengumpulan Data Kualitatif Ilmu-Ilmu Sosial)’, At-Taqaddum, 8.1 (2017), p. 21, doi:10.21580/at.v8i1.1163
Hernawan, Wawan, and Hanindyalaila Pienrasmi, Komunikasi Antarbudaya Sikap Sosial Dalam Komunikasi Antaretnis, 2021
Ibrahim, ‘Panduan Peneliian Kualitaif’, Journal Equilibrium, 2015, p. 28
Rachmawati, Yeni, ‘Pengembangan Model Etnoparenting Indonesia Pada Pengasuhan Anak’, Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5.2 (2020), pp. 1150–62, doi:10.31004/obsesi.v5i2.706
Raihan, Rizqi, ‘Hukum Islam, Demokrasi dan Hak Asasi Manusia Eva Iryani 1’, 17.2 (2017), pp. 24–31
Rasyid, Anuar, Amiruddin Saleh, Hafied Cangara, and Wahyu Budi Priatna, ‘Komunikasi Dalam CSR Perusahaan: Pemberdayaan Masyarakat Dan Membangun Citra Positif’, MIMBAR, Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 31.2 (2015), p. 507, doi:10.29313/mimbar.v31i2.1564
Retnowati, Endang, ‘Ranah-Ranah Kebudayaan Di Era Kapitalisme Global’, Masyarakat Indonesia, 36.1 (2017), pp. 221–46 <http://ejournal.lipi.go.id/index.php/jmiipsk/article/view/622>
Susanto, Rizki, and Mera Muharani, ‘Tradisi Mandi Pengantin Dan Nilai Pendidikan Islam’, Journal of Research and Thought on Islamic Education, 2.2 (2019), pp. 229–43
We, Asfi Yanti, and Puji Yanti Fauziah, ‘Tradisi Kearifan Lokal Minangkabau “Manjujai” Untuk Stimulasi Perkembangan Anak Usia Dini’, Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5.2 (2020), pp. 1339–51, doi:10.31004/obsesi.v5i2.660
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Janur Indah, Lestri Beta Niya, Dewi Sri Suryanti Suryanti, Mardila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.










