LITERASI SEJARAH BENTENG TUJUH LAPIS MASYARAKAT KELURAHAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU

Authors

  • Aminuddin Ritonga uin suska riau

Abstract

This research aimed at finding out the historical literacy of Seven-Layer Fortress of the community and the factors influencing the historical literacy of Seven-Layer Fortress.  This research was instigated with the lack of interest in learning history because it was considered boring, the lack of public attention to preserving Seven-Layer Fortress as a tourist attraction, the minimal skills in understanding the historical context, and the lack of public awareness of the existence of Seven-Layer Fortress as a defense and security.  Qualitative descriptive survey was used in this research.  Observation, interview, and documentation were the techniques of collecting data.  The technique of analyzing data was qualitative descriptive.  Based on the research findings and data analyses, the historical literacy of Seven-Layer Fortress of Rokan Hulu community had an important role in building public understanding of cultural identity and heritage.  With the right approach and the use of technology, historical literacy could increase public awareness and involvement in preserving Seven-Layer Fortress.  The supporting factors of the history of Seven-Layer Fortress could be identified in general that the supporting factors for tourism in Rokan Hulu Regency were adequate, because they could be seen from the development in the sectors of transportation, accommodation, culinary, and so on, besides, there was something much more important—the management of the tourist attraction itself.  While the obstructing factors of the history of Seven-Layer Fortress were internal (human resources) and external (community relocation) factors.

 

References

Adrian Juliano 2023, “Benteng Tujuh Lapis menjadi salah satu pertahanan kokoh dalam melawan para penjajah di Riau”, Di akses pada tanggal 9 Januari 2025, https://www.merdeka.com/sumut/benteng-tujuh-lapis-bangunan-kokoh-saat-melawan-penjajah-di-desa-dalu-dalu-riau-2843-mvk.html?page=4.

Bambang Tejokusumo, “Dinamika Masyarakat Sebagai Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial”, Jurnal GeoEdukasi, Vol.III No..1 Maret 2014.

Dispusip Kota Pekanbaru, 2018, “Sinopsis Benteng Tujuh Lapis Dalu-dalu”, di akses pda tanggal 24 Desember 2024, https://dispusip.pekanbaru.go.id/sinopsis-buku-benteng-tujuh-lapis-dalu-dalu/.

Ensiklopedia, 2020, “Benteng Tujuh Lapis”, Di akses pada tangggal 24 Desember 2024, https://p2k.stekom.ac.id/ensiklopedia/Benteng_Tujuh_Lapis.

Frislidia, 2023, Kemendibudristek tetapkan Benteng tujuh Lapis cagar budaya nasional, Diakses pada tanggal 24 Desember 2024. https://www.antaranews.com/berita/3610908/kemendibudristek-tetapkan-benteng-tujuh-lapis-cagar-budaya-nasional.

Ginda, “Aktivitas Dakwah Dan Kepahlawanan Tuanku Tambusai”, Jurnal Risalah, Vol. 28, No.1 , Juni 2017: 10-24.

https://mediaindonesia.com/nusantara/607924/kampung-pertahanan-tuanku-tambusai-jadi-cagar-budaya-ini-jejak-historisnya.

Inajati Adrisijanti, “Benteng Dulu Kini & Esok”, (Kepel Press,Yogyakarta 2014).

Kabupaten Rokan Hulu Negeri Seribu Suluk 2019, “Wisata Beteng 7 Lapis”, di akses pada tanggal 9 Januari 2025, https://rokanhulukab.go.id/detailpost/wisata-sejarah-benteng-7-lapis.

Mentari Meilani dkk, “Peran Perpustakaan Pusat Dinas Sejarah Angkatan Darat Dalam Meningkatkan Literasi Sejarah”, Jurnal Ilmu Perpustkaan dan Informasi, Vol.8 N0.1 2023.

Nanda Dini Novayanti dan Ganes Gunansyah, “Penggunaan Primary documents terhadap Literasi Sejarah Siswa Kelas V SD Islam Plus Al-Azhar Mojokerto”, Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar (JPGSD), Vol.5 No.3 2017.

Nurmalina Syafran, “Menelusuri Jejak Literasi Masyarakat Melayu Palembang”, Jurnal Al-Maktabah, Vol. 20 Desember 2021.

Observasi lokasi Benteng Tujuh Lapis pada tanggal 23 Mei 2024

Rida Nelpita, dkk, “Benteng Tujuh Lapis: Peninggalan Sejarah, Bentuk Fisik dan Menjadi Cagar Budaya Nasional di Rokan Hulu,” di akses pada tanggal 8 Mei 2025, https://rokapress.com/benteng-tujuh-lapis-peninggalan-sejarah-bentuk-fisik-dan-menjadi-cagar-budaya-nasional-di-rokan-hulu/

Rindra Yasin, 2016, “Khazanah Benteng Tujuh Lapis”, di akses pada tanggal 24 Desember 2024, https://riaupos.jawapos.com/opini/2253681016/khazanah-benteng-tujuh-lapis.

Rizah Rizwana Wahyuni, “Eksplorasi Potensi Ekowisata di Rokan Hulu Exploration Potential of Ecotourism in Rokan Hulu”, Jurnal Akuntasnsi & Ekonomikka, Vol. 6 No. 2, Desember 2016.

Rudi Kurniawansyah, 2023, “Kampung Pertahanan Tuanku Tambusai Jadi Cagar Budaya, Ini Jejak Historisnya”, Di akses pada tanggal 24 Desember 2024,

Sejarah dan sosial, 2024, “Sejarah Singkat Benteng Tujuh Lapis di Provinsi Riau”, Di akses pada tanggal 24 Desember 2024, https://kumparan.com/sejarah-dan-sosial/sejarah-singkat-benteng-tujuh-lapis-di-provinsi-riau-22qA3XiNxeO.

Sofwan Noerwi di, Daratan dan Kepulauan Riau: Dalam Catatan Arkeologi dan Sejarah, (Jakarta: PT Pusaka Obor Indonesia, 2021).

Sugiyono, “Memahami Penelitian Kualitatif”, (Bandung: Alfabeta).

Sugiyono, “Metode Penelitian Kualitatif”, (Bandung: Alfabeta, 2023).

Sugiyono, “Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D”, (Bandung: ALFABETA, 2008).

Tubagus Umar Syarif Hadi Wibowo, “Membangun Literasi Sejarah Lokal di Kalangan Siswa melalui Pembelajaran Sejarah Berbasis Keunikan Toponim kawasan Banten Lama”, The 1st International Conference on languange, Literature and Teaching, ISSN 2549-5607, h 977.

Wawancara dengan Abdul Hadi (Sekretariat Lembaga Kerapatan Adat Melayu Luhak Tambusai), 29 September 2024.

Wawancara dengan bapak Mufti Ali (Dewan Pekerja Harian Lembaga Kerapatan Adat Melayu Luhak Tambusai) pada tanggal 13 Mei 2024.

Wawancara dengan Mufti Ali (DPH Lembaga Kerapatan Adat Melayu Luhak Tambusai 29 September 2024

Downloads

Published

2026-01-17

How to Cite

LITERASI SEJARAH BENTENG TUJUH LAPIS MASYARAKAT KELURAHAN TAMBUSAI KABUPATEN ROKAN HULU. (2026). Tarbiyah Suska Conference Series, 4(1), 56-67. https://jom.uin-suska.ac.id/index.php/TSCS/article/view/5559