Penerapan Pendekatan Blended Learning Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Sistem Ekskresi Pada Manusia Di Kelas VIII MTs N 2 Kuantan Singingi
Keywords:
Keterampilan Proses Sains, Blended Learning, Sistem Ekskresi Pada ManusiaAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan pendekatan blended learning terhadap keterampilan proses sains siswa pada materi sistem ekskresi pada manusia di kelas VIII MTs N 2 Kuantan Singigi serta untuk mengetahui respon belajar siswa setelah mengikuti blended learning. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik claster random sampling. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa:. Terdapat pengaruh penerapan pendekatan blended learning terhadap keterampilan proses sains peserta didik, hal ini berdasarkan nilai rata-rata pretest peserta didik yaitu 51,55 yang tergolong kategori rendah sebelum memulai pembelajaran. Selanjutnya diperoleh hasil posttest peserta didik setelah mengikuti pembelajaran dengan nilai rata-rata yaitu 89,47 yang termasuk dalam kategori tinggi, selain itu nilai N-Gain diperoleh rata-rata yaitu 0,75 yang juga termasuk kategori tinggi. Selanjutnya hasil respon belajar peserta didik setelah mengikuti pendekatan blended learning diperoleh rata-rata yaitu 84,40 termasuk dalam kategori sangat baik. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh pendekatan blended learning terhadap keterampilan proses sains pada materi sistem ekskresi pada manusia di kelas VIII MTs N 2 Kuantan Singingi Tahun pelajaran 2020/2021 dan terdapat respon belajar yang baik melalui penerapan blended learning


