Pengaruh Pelatihan Auditor, Tanggung Jawab Pendeteksian Kecurangan, Independensi Auditor, Dan Kompetensi Auditor Terhadap Pencegahan Kegagalan Audit (Studi pada KAP di Kota Pekanbaru)
Keywords:
Akuntansi, Kegagalan audit, Pelatihan auditor, Independensi auditor, Tanggung jawab pendeteksian kecurangan, Kompetensi auditorAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan auditor, tanggung jawab pendeteksian kecurangan, independensi auditor, dan kompetensi auditor terhadap pencegahan kegagalan audit di Kantor Akuntan Publik (KAP) di Kota Pekanbaru. Kegagalan audit merupakan fenomena yang sangat berpengaruh terhadap kredibilitas profesi auditor, kepercayaan publik, dan stabilitas pasar keuangan, seperti kasus PwC di Cina dan Bank NTT yang menjadi perhatian. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 82 auditor di 13 KAP di Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan auditor dan independensi memiliki pengaruh positif yang signifikan dalam mencegah kegagalan audit. Selain itu, tanggung jawab pendeteksian kecurangan terbukti menjadi faktor paling dominan dalam membantu auditor mencegah kegagalan, menegaskan peran penting auditor dalam memastikan keakuratan dan kejujuran laporan keuangan. Yang menarik, penelitian ini menemukan bahwa kompetensi auditor memiliki pengaruh negatif terhadap pencegahan kegagalan audit, yang menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi teknis saja tanpa diimbangi dengan etika dan pengalaman praktis dapat berpotensi mengurangi efektivitas dalam mencegah kegagalan. Hasil studi ini menegaskan pentingnya penerapan program pelatihan yang komprehensif, menjaga independensi, dan memperkuat standar etika dalam praktik audit. Temuan ini memberikan kontribusi bagi pemangku kepentingan seperti regulator dan perusahaan audit dalam meningkatkan kualitas audit serta menjamin integritas laporan keuangan. Secara umum, penelitian ini menekankan bahwa kombinasi pelatihan, tanggung jawab etika, dan independensi merupakan faktor kunci dalam mencegah kegagalan audit dan menjaga kepercayaan stakeholder.






