HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DAN KONTROL DIRI DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA MAHASISWA

Authors

  • Puan Aisyah Maharani Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau image/svg+xml
  • Linda Aryani

Keywords:

Perilaku merokok, tingkat stres, kontrol diri, mahasiswa

Abstract

Perilaku merokok berdampak negatif bagi kehidupan perokok itu sendiri maupun orang-orang di sekitarnya yang terpapar asap rokok. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara tingkat stres dan perilaku merokok pada mahasiswa di sebuah universitas negeri di kota Pekanbaru. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 241 mahasiswa yang berusia 18–24 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dan merupakan perokok aktif. Responden mengisi Skala Perceived Stress Scale (PSS-10) yang dikembangkan oleh Cohen et al., The Brief Self-Control Scale (BSCS) yang dioperasionalisasikan oleh De Ridder et al., serta skala perilaku merokok yang disusun sendiri oleh peneliti berdasarkan teori Leventhal & Cleary. Analisis regresi linear berganda digunakan untuk memperkirakan hubungan antara tingkat stres dan kontrol diri dengan perilaku merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri dan tingkat stres secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku merokok. Lebih lanjut, tingkat stres dan kontrol diri secara simultan memberikan pengaruh sebesar 9,1% terhadap perilaku merokok, sementara 91,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Secara parsial, tingkat stres memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap perilaku merokok, sedangkan kontrol diri memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap perilaku merokok. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tambahan mengenai bagaimana tingkat stres dan kontrol diri menjadi faktor yang dapat menjelaskan perilaku merokok pada mahasiswa

Downloads

Published

2025-12-31